Kamis, 31 Januari 2013

pengertian Antibiotik

Posted by hidayat | 16.35 Categories:
Pengertian antibiotik. Antibiotik berasal dari bahasa latin yang terdiri dari anti = lawan, bios = hidup. Adalah zat-zat yang dihasilkan oleh mikroba terutama fungi dan bakteri tanah, yang dapat menghambat pertumbuhan atau membasmi mikroba jenis lain, sedangkan toksisitasnya(racun) terhadap manusia relatif kecil.
Antibiotik pertama kali ditemukan oleh sarjana Inggris Dr.Alexander Flemming yaitu antibiotik Penisilin pada tahun 1982 di London. Tetapi penemuan ini baru dikembangkan dan digunakan dalam terapi pada tahun 1941 oleh Dr. Florey. Kemudian banyak zat dengan khasiat antibiotik diisolir oleh penyelidik-penyelidik lain diseluruh dunia, namun toksisitasnya hanya beberapa saja yang dapat digunakan sebagai obat. Antibiotik juga dapat dibuat secara sintetis, atau semi sintetis.
Aktivitas antibiotik umumnya dinyatakan dalam satuan berat (mg) kecuali yang belum sempurna pemurniannya dan terdiri dari campuran beberapa macam zat, atau karena belum diketahui struktur kimianya, aktivitasnya dinyatakan dalam satuan internasional = Internasional Unit (IU). Dibidang peternakan antibiotic sering dimanfaatkan sebagai zat gizi tambahan untuk mempercepat pertumbuhan ayam negeri potong.
Mekanisme kerja
1. Menghambat sintesa dinding sel.
2. Menghambat sintesa membrane sel.
3. Mengahmbat sintesa protein sel.
4. Menghambat pembentukan asam-asam inti (DNA dan RNA).
Efek samping
Pengguna antibiotik tanpa resep dokter atau dengan dosis yang tidak tepat dapat menggagalkan pengobatan dan menimbulkan bahaya-bahaya lain seperti :
1. Sensitasi/Hipersensitif
Banyak obat setelah digunakan secara lokal dapat mengakibatkan kepekaan yang berlebihan, kalau obat yang sama kemudian diberikan secara oral atau suntikan maka ada kemungkinan terjadi reaksi hipersensitif atau alergi seperti gatal pada kulit kemerah-merahan, bentol, atau yang lebih hebat si penderita bisa syok, contoh antibiotiknya Penicillin dan Kloramfenikol. Guna mencegah bahaya ini sebaiknya salep-salep yang menggunakan antibiotic tidak diberikan secara Sistemis (oral dan suntikan).
2. Resistensi
Adalah jika obat yang pernah digunakan akan tetapi efek yang diinginkan sudah tidak mempan lagi bagi si penyakit (sudah kebal) atau si penyakit telah menjadi kuat. Penyebabnya adalah karena kita meminum obat tidak sampai habis terutama antibiotik, harus dihabiskan. Kalau tidak atau kita meminumnya hanya besok iya besoknya lagi tidak, maka si bakteri yang ada didalam tubuh kita akan kebal jadinya terhadap antibiotik yang kita minum. Bila tidak ingin terjadi resistensi dalam tubuh anda, sebaiknya untuk obat antibiotik dihabiskan dan bila sudah terlanjur terjadi resistensi silahkan ke dokter untuk meminta dosis antibiotik anda dinaikkan^^, kalau tidak makan tidak akan sembuh benar.
Penggolongan antibiotik berdasarkan aktivitasnya
1. Zat-zat dengan aktrivitas sempit (narrow spektrum)
Zat aktif yang berkhasiat hanya pada satu jenis atau beberapa jenis bakteri saja (bakteri gram positif saja atau bakteri gram negative saja).
2. Zat-zat dengan aktrivitas luas (broad spektrum)
Zat aktif yang berkhasiat untuk semua jenis bakteri, mau yang gram negative ataupun gram positif.
Penggolongan antibiotik
1. Golongan Penisilin
2. Golongan Sefalosporin
3. Golongan Aminoglikosida
4. Golongan Kloramfenikol
5. Golongan Tetrasiklin
6. Golongan Makrolida
7. Golongan Rifampicin & Asam Ausidat
8. Golongan Lain-lain
9. Golongan Polipeptida

sumber :http://pmmc.or.id/news/health-news/200-pengertian-antibiotik.html

0 komentar:

Poskan Komentar